Cemilan Khas Eropa di Hari Natal

Cemilan Khas Eropa di Hari Natal – Saat Natal tiba pasti banyak orang yang sudah menyiapkan segala macam makanan dan cemilan untuk hari raya Natal tersebut. Hari Natal biasanya keluarga besar akan berkumpul datang untuk mengucapkan dan merayakan hari Natal bersama. Pada saat Natal bisa jadi berpikir tentang suasana Eropa; beserta musim dingin, dan hangatnya lampu-lampu khas Natal.
Tidak hanya itu, negara Eropa juga terkenal dengan aneka kue Natal-nya yang manis dan menggoda. Kamu tentu tahu soal kue jahe, kan? Kue tersebut juga berasal dari Eropa, tepatnya Jerman.

Berikut kami rangkum beberapa kue Natal khas negara-negara di Eropa:

Cemilan Khas Eropa di Hari Natal

1. Lebkuchen (Jerman)

Lebkuchen merupakan kue Natal dari Jerman yang sudah ada sejak abad ke-13. Kue ini punya aroma harum karena cengkih, pala dan kayu manis yang menjadi bahan utamanya. Lebkuchen umumya berwarna cokelat tua dengan beragam bentuk serta hiasan gula putih di atasnya.
Ada fakta menarik yang perlu kamu tahu. Sebenarnya, kue jahe atau yang dikenal dengan gingerbread juga merupakan lebkuchen juga. Bentuknya yang khas–seperti anak kecil dengan hiasan kancing justru jadi menarik di khalayak luas. Akhirnya, lebkuchen dengan bentuk ini jadi punya nama populer sendiri; yaitu gingerbread atau kue jahe.

2. Speculaas (Belanda)

Speculaas dikenal dengan bentuknya yang bermacam-macam. Biasanya kue kering ini dicetak menggunakan cetakan kayu dengan bentuk seperti kincir angin, berbagai macam binatang, dan tentunya bentuk santa.
Camilan dengan rasa yang tidak terlalu manis ini biasa jadi pendamping minum teh atau kopi sambil menghangatkan badan.

Baca Juga : Aneka Makanan Kuah Pedas Khas Benua Asia

3. Chicken bones ­(Kanada)

Namanya agak sedikit berbeda dengan artinya, karena makanan ini bukan daging ayam. Jadi orang Kanada punya kudapan berupa permen manis berwarna merah muda yang dinamakan chicken bones. Tunggu hingga kamu menggigitnya karena kamu akan menemukan isian cokelat yang nikmat.

4. Meuringues (Prancis)

Kue ini terbuat dari putih telur dan gula yang dikocok hingga kaku dan berbusa. Kemudian ditambahkan perasa lemon atau stroberi untuk memperkaya rasanya.
Tekstur meuringues sangat ringan sehingga akan langsung hancur sesaat setelah masuk mulut. Tidak hanya populer di Prancis, kue ini juga populer di Swiss dan Italia.

5. Gaulettes (Belgia)

Sekilas, gaulettes memang mirip kue semprong dari Indonesia. Bentuknya sangat tipis dan dicetak menggunakan pizelle press yang mirip dengan cetakan waffle. Kue dengan tekstur sangat renyah ini biasanya dinikmati bersama es krim yang lezat dan manis.

4 Street Food Khas Eropa

4 Street Food Khas Eropa – Eropa memiliki banyak sekali kuliner yang banyak di minati banyak orang. Salah satu makanan khas Eropa adalah makanan street food yang memiliki cita rasa khas tersendiri

4 Street Food Khas Eropa

Trdelník di Ceko

Trdelník adalah kue khas Ceko terbuat dari adonan berlapis-lapis yang melingkar. Kue tersebut kemudian dipanggang di atas api, dan dilapisi gula serta kacang. Bagian tengahnya bolong dan melingkar panjang bak cerobong asap. Sebagai variasi, kamu bisa meminta isian; seperti cokelat, es krim, dan manisan lainnya.
Tapi kalau kamu pergi ke Slowakia, jangan coba-coba bilang trdelník adalah makanan khas Ceko kalau tidak mau mereka marah, ya. Mereka menganggap trdelník adalah makanan khas Slovakia. Hal tersebut karena memang dulunya, kedua negara tersebut adalah satu negara, Cekoslowakia.

Currywurst di Jerman

Makanan Jerman identik dengan daging. Jajanannya yang terkenal pun juga terbuat dari daging, namanya currywurst. Pada dasarnya Currywurst berisi potongan sosis. Namun yang membuat spesial adalah sausnya; yaitu saus tomat yang ditaburi bubuk kari.
Selain currywurst, street food khas lain yang juga populer di Jerman adalah döner kebab. Makanan dari Turki tersebut dengan mudah dapat ditemukan di seluruh Jerman.

Waffle di Belgia

Kalau mau menikmati waffle terenak di dunia, Belgia adalah tempatnya. Makanan ini memang berasal dari negara kecil di Eropa ini. Topping-nya bisa macam-macam, mulai dari taburan gula, cokelat, vanilla, es krim, sampai buah-buahan. Ada berbagai variasi waffle di Belgia, mulai dari yang lembut sampai yang crispy. Semuanya sama-sama enak.

Baca Juga :Cemilan Khas yang Sudah Jarang di Temukan

Langos di Hungaria

Sebagai bangsa yang suka makan gorengan, langos tidak akan asing di lidah orang Indonesia. Makanan khas Hungaria ini adalah adonan yang digoreng, dan dioleskan dengan cream sauce serta keju. Kamu juga bisa meminta topping yang lain seperti daging, sayuran, bahkan manisan. Apakah makanan ini sehat? Tentu saja tidak. Makanan ini memiliki banyak sekali kalori. Tapi kalau rasanya enak, bolehlah dicoba.